About Me

Selasa, 29 Oktober 2013

makalah biologi ( metabolisme )


MAKALAH BIOLOGI
“METABOLISME”

Disusun Guna Memenuhi Tugas Biologi Kelas XII Semester II
Guru Pengampu : Drs. Agus Mulyadi, M. Pd.
Disusun oleh :
Hanif Nur Kholis
(1116655)

KELAS XII IPA 2
SMA MTA SURAKARTA












METABOLISME
Pengertian Metabolisme
Metabolisme adalah seluruh proses reaksi kimia yang terjadi didalam sel yang melibatkan energi serta melibatkan enzim dalam jumlah sedikit sebagai biokatalisator  untuk menurunkan energi aktivasi.
Bio = Hidup
Katalis = Mempercepat
Sifat-sifat Enzim:
a.       Biokatalisator : mempercepat reaksi tanpa ikut bereaksi
b.      Enzim adalah protein
c.       Bekerja secara bolak-balik
d.      Bekerja secara spesifik
e.       Denaturasi / Termolabil
f.       Bekerja pada suhu dan Ph tertentu
Dipengaruhi oleh :
a.       Suhu :
-          Suhu Maximum     : 60o - 65o C
-          Suhu Optimum      : 30o - 40o C
-          Suhu Minimum     : 10o C
b.      Ph :
-          Asam (Ph = 2) ex : Pepsin, Renin,dll.
-          Netral (Ph = 6,8 – 7,2) ex : Amilase / Ptialin
-          Basa (Ph = 12) ex : Lipase, Sakrase, dll.
c.       Aktivator : mempercepat reaksi ex: ion Cl pada Seliva
d.      Inhibitor : menghambat reaksi ex : ion sianida
-          Inhibitor Kompetitif : bersaing secara langsung dengan substrat
-          Inhibitor non-Kompetitif : bersaing secara tidak langsung dengan substrat
e.       Konsentrasi Enzim : semakin tinggi konsentrasinya semakin cepat bereaksi
f.       Konsentrasi Substrat : semakin tinggi konsentrasinya semakin cepat bereaksi
Komponen Enzim :
1.      Protein (Apoenzim)
2.      Non protein (Kofaktor)
-          Organik : Cu, Ca, K, Mn, Zn, Fe, dll.
-          Anorganik :
-Gugus protestik -> Heme -> Katalase, Peroksida, Sitokinin
-Koenzim -> NAD-, FAD-
3.      Holoenzim : Apoenzim + Kofaktor
Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu:
1.      Anabolisme/AsimilasI/Sintesis,
yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi.
Contoh : fotosintesis (asimilasi C)
energi cahaya
6 CO2 + 6 H2O                            C6H12O6 + 6 H2O
klorofil glukosa
(energi kimia)

Pada kloroplas terjadi transformasi energi, yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial, berupa ikatan senyawa organik pada glukosa. Dengan bantuan enzim-enzim, proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm.
Tokoh-tokoh Fotosintesis
1.      Shack              : Fotosintesis menghasilkan karbohidrat
2.      Ingenhous       : Fotosintesis melepaskan O2, membutuhkan air dan cahaya
3.      Engelman        : Fotosintesis melepas O2, membutuhkan cahaya
4.      Blackman        : Reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya
5.      Hill
Perbedaan reaksi gelap dan terang
Hal
Gelap
Terang
Tempat
Stroma
Grana
Sumber Energi
ATP, NADPH
Cahaya
Hasil
Amilum, ADP-, NADP-
NADPH, ATP, O2
Cahaya
Tidak Butuh
Butuh
Proses
Fiksasi CO2, Polimerisasi
Fotophosporilasi, fotolisis, hidrolisis, dll.



2.      Katabolisme (Dissimilasi),
yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan dalam senyawa organik tersebut.
Contoh:
enzim
C6H12O6 + 6O2                                      6CO2 + 6HO + 686 KKal.
energi kimia
Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi, reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi eksoterm.
Perbedaan Katabolisme dan Anabolisme
hal
Katabolisme
Anabolisme
Bentuk
Besar ke Kecil
Kecil ke besar
Komponen
Organik ke anorganik
Anorganik ke organik
Sifat
Eksoterm
Endoterm
Energi
Tidak butuh energi dari luar
Butuh energi dari luar
Aplikasi
Respirasi
Fotosintesis, Kemosintesis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar